Kalau dulu kita memakai istilah desa tanggap Covid-19, sekarang kita fokus pada desa aman covid-19, salah satunya dengan pengadaan masker di desa

Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Jakarta, Desa Jateng- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong gerakan maskerisasi di desa sebagai salah satu upaya penanganan pandemi Covid-19 di desa.

Menurut Gus Menteri, panggilan akrab Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, gerakanĀ  maskerisasi ini merupakan langkah dari pemerintah untuk mewujudkan desa aman dari virus Covid-19.

“Kalau dulu kita memakai istilah desa tanggap Covid-19, sekarang kita fokus pada desa aman covid-19, salah satunya dengan pengadaan masker di desa,” kata Gus Menteri, dalam konferensi pers lewat virtual, Selasa (04/08).

Untuk pengadaan masker, lanjut Gus Menteri, setiap desa bisa menggunakan sebagian dan desa untuk memproduksi massal masker, juga bisa dari dana hasil gotong-royong masyarakat mampu di desa.

“Nah minggu-minggu ini full fokus pada pengadaan masker oleh masing-masing desa, baik pengadaannya mengambil dari dana desa atau pun mendorong masyarakat menengah ke atas untuk urunan menyediakan masker. Kalau bisa bikin sebanyak-banyaknya makser,” lanjut Gus Menteri.

Sementara untuk pembagian masker, tambah Gus Menteri, difokuskan untuk masyarakat miskin, kelompok pengangguran dan kelompok marginal lainnya dengan sistem door to door (rumah ke rumah).

“Masker yang sudah diproduksi dibagikan secara door to door oleh ibu-ibu PKK, ini sesuai dengan arahan bapak Presiden kepada Menteri Dalam Negeri, dan Ketua Tim Penggerak PKK,” tambahnya. 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *